[EXO Fanfiction] BAD ROMANCE!

BAD ROMANCE!

Untitled-1AA,,

Author : Ayu Nur’asyifa Shafira (ayushafiraa_)

Cast : Park Chanyeol, Kim Yoojung as Kim Yoora, Oh Sehun as Park Sehun, and Park Family.

Genre : Fluff, Friendship, Romance

Rated : T

Length : Oneshoot

Disclaimer : Semua cast adalah bukan milik saya. Saya hanya meminjamnya untuk kepentingan cerita. Keseluruhan cerita merupakan hasil murni dari pemikiran dan khayalan saya sendiri.

© AYUSHAFIRAA, 2016. All Rights Reserved. Unauthorized Duplication & Plagiarism is Prohibited.

 

THIS IS NOT ROMANCE, THIS IS BAD ROMANCE!

 

ûûû

Lelaki tinggi berseragam sekolah itu datang menghampiri seorang siswi yang sedang beristirahat dari pelajaran olahraganya di pinggir lapangan. Lelaki itu datang dengan membawa sebuah kotak kecil yang ia sembunyikan di belakang tubuhnya.

“Yoora-ya, saengil chukhae!” ucap lelaki itu sambil menyodorkan kotak yang ia bawa.

Siswi bernama Kim Yoora itu lalu tersenyum senang melihat sahabatnya, Chanyeol, yang selalu ingat akan hari ulang tahunnya. Ditambah lagi, sebuah kotak kecil yang diberikan Chanyeol itu adalah hadiah pertama yang ia dapatkan di hari ulang tahunnya ini.

Gomawo, Chanyeol-ah.”

Chanyeol tersenyum lebar, sangaaaaaaaaat lebar. “Cepat buka!”

Yoora membuka kotak kecil yang diberikan Chanyeol dan mendapati kecoa hidup keluar dari kotak itu dan bergerayang ke tangannya. Siswi itu spontan berteriak sekencang-kencangnya dan menyingkirkan beberapa kecoa itu jauh-jauh dari tangannya, kecoa adalah binatang yang sangat ditakutinya sejak kecil.

Chanyeol kabur sambil tertawa dengan puasnya.

“YAK, PARK CHANYEOL!”

Sebuah bola datang menghampiri Yoora, dan dengan emosi yang berapi-api gadis itu lantas mengambilnya dan menendang keras bola tersebut tepat ke arah Chanyeol dan….

DUAGH!

Bola yang ditendangnya berhasil mendarat tepat di wajah lelaki menyebalkan itu hingga lelaki itu jatuh terlentang di tengah lapangan dan menjadi bahan tertawaan murid-murid lainnya.

“Rasakan itu!”

Sialnya menjadi seseorang yang lahir pada tanggal 1 April, Kim Yoora benar-benar mengutuk siapapun yang telah membuat lelucon April Mop yang berlaku hingga detik ini. Dan sialnya lagi, ia harus bersahabat dengan seorang lelaki yang luar biasa jahil sejak kecil dan selalu memanfaatkan momen April Mop untuk mengerjainya, Park Chanyeol.

Entah sudah keberapa kali ia dijahili oleh Chanyeol selama 17 tahun hidupnya ini, tak terhitung. Chanyeol pernah menaruh beberapa kecoa di dalam tasnya saat ia sedang menghadapi ujian sekolah dasar dulu. Chanyeol juga pernah menukar kotak makan siangnya yang seharusnya berisi nasi beserta lauk pauk, dan setelah ditukar menjadi berisi tanah liat yang lengkap dengan cacing dan batu-batu kecil semasa sekolah menengah pertama. Dan masih banyak lagi kejahilan seorang Park Chanyeol pada Kim Yoora yang jika disebutkan satu persatu mungkin akan membentuk sebuah kerangka novel yang lebih dari 1000 halaman-_-

 

ûûû

 

Dahi Chanyeol masih terlihat membiru, pelipisnya pun ditempeli plaster bergambar tokoh kartun kuning berbentuk kotak yang sangat disukainya. Ini gara-gara terkena tendangan bola si gadis kelelakian yang tidak ada anggun-anggunnya sama sekali itu pagi tadi. Alhasil, ia kembali menjadi bahan tertawaan teman sekelasnya.

“Istrimu marah-marah lagi rupanya!”

“Jangan lupa beritahu ibumu kalau Yooralah yang membuat anak kesayangannya menjadi tidak tampan lagi!”

“Yeol-ah, pacarmu benar-benar hebat!”

Seperti itulah yang anak-anak kelasnya katakan setiap kali bertemu dengannya hari ini. Dasar Kim Yoora! Awas saja kau!

Chanyeol berjalan lebih dulu meninggalkan Yoora yang jauh di belakangnya. Yoora tak henti-hentinya mempermalukannya di depan semua murid sekolah mereka. Mungkin gadis itu memang berniat membalas dendam padanya.

“Ada apa dengan dahi dan pelipismu, Anakku?” tanya sang ibu sesaat setelah Chanyeol masuk ke dalam mobil. Ibunya memang selalu mengantar jemputnya ke manapun ia pergi. Maka dari itu ia sering diolok-olok teman-teman sekelasnya sebagai anak mami, tapi ia tidak peduli.

“Sudahlah, Eomma! Ayo kita pulang!”

Yoora hendak menggeser pintu mobil ibu Chanyeol untuk ikut masuk, namun lelaki itu dengan kuat menahannya agar tak terbuka dari dalam. Ibunya tidak mau diajak kompromi untuk mengunci pintu mobilnya.

“Anakku, biarkan Yoora masuk.” Ucap sang ibu menahan geli akan tingkah kekanakkan Chanyeol dan Yoora.

Akhirnya lelaki itu pun menurut, dengan santainya Yoora masuk ke tempat duduk bagian belakang di mana seorang Park Chanyeol sudah terlebih dulu duduk bertumpang kaki sambil menunjukkan raut wajah kesalnya.

Yoora menjulurkan lidahnya, merasa senang akan kesialan Chanyeol hari ini.

“Kau benar-benar!” Chanyeol menghimpit kepala Yoora di ketiaknya.

“Yak, Park Chanyeol! Lepaskan! Ketiakmu bau! Menjijikkan!” Yoora menjepit hidungnya dengan ibu jari dan jari telunjuknya.

Kurang lebih seperti itulah keseharian mereka. Orang tua Yoora yang sibuk bekerja di luar negeri menitipkannya pada Keluarga Park, dan Keluarga Park dengan senang hati menerimanya.

 

ûûû

 

Yoora mengerjakan tugas sekolahnya di meja ruang tamu Keluarga Park. Belum selesai ia mengerjakan soal nomor 5 PR matematikanya, Chanyeol si makhluk terjahil di dunia itu datang untuk mengganggunya.

“Mau apa kau?” tanya Yoora sinis sambil terus fokus pada catatan tugasnya.

“Terserah akulah, inikan rumahku, kau tidak berhak mengatur-ngaturku!” ucap Chanyeol yang mulutnya dipenuhi makanan ringan dengan rasa jagung bakar.

Trek! Chanyeol menyentil makanan ringan rasa jagung bakar itu hingga mengenai kepala Yoora dan mengotori buku tugasnya.

“Yak, Park Chanyeol! Berhenti menggangguku!” teriak Yoora. Yoora mengejar Chanyeol yang berlari menghindari amukannya. Mereka berlarian di sekitar ruang tamu, ruang makan, hingga ke kamar Chanyeol.

Yoora menindih tubuh Chanyeol di atas ranjangnya, memukul-mukul punggung lelaki itu hingga lelaki itu berteriak kesakitan. Tak berhenti sampai disitu, Yoora pun menggigit-gigit telinga serta leher Chanyeol hingga berdarah.

“Ups!” Park Sehun, bocah lelaki berumur 10 tahun yang sedang asyik mengemut lolipopnya masuk ke kamar kakaknya tepat di saat Yoora menggigit leher Chanyeol dan salah paham akan hal itu.

“Aku tidak melihatnya.” Bocah itu dengan wajah tanpa dosanya keluar dan menutup pintu kamar Chanyeol.

“YAK, PARK SEHUN!”

 

ûûû

 

“Yoora ternyata tetap kasar saat beradu di ranjang. Sepertinya tidak ada lembut-lembutnya sama sekali.” Ucap siswa lain pada Chanyeol tepat setelah mereka melihat tanda bekas gigitan Yoora di leher Chanyeol semalam. Chanyeol yang malas berdebat hanya membiarkan mereka begitu saja, tapi Chanyeol tentu tidak akan melepaskan gadis itu begitu saja.

Sore ini, Keluarga Park mengajak Yoora ke taman bermain di pusat kota. Sehun pergi menaiki wahana yang diinginkannya bersama kedua orang tuanya dan membiarkan kakaknya berduaan bersama Yoora. sementara itu, Yoora dan Chanyeol tak henti-hentinya bertengkar, mempermasalahkan masalah yang sebenarnya tak usah dipermasalahkan.

“Ayo kita bertaruh!” tantang Chanyeol.

Yoora mengerutkan keningnya, “Bertaruh apa?”

“Kalau aku bisa mendapatkan boneka besar itu,” Chanyeol menunjuk boneka panda besar yang menjadi hadiah utama dari permainan dart di taman bermain itu.

“Kau harus menciumku di depan murid-murid sekolah kita saat jam makan siang di kantin. Bagaimana? Kau berani?”

Gadis itu sebenarnya terkejut, dan menganggap Chanyeol benar-benar sudah gila. Tapi demi menjaga gengsinya, ia pun berkacak pinggang, balik menantang Chanyeol.

“Baik! siapa takut? Kalau aku yang bisa mendapatkan boneka besar itu, kau harus bersedia menjadi asistenku selama satu bulan!”

Chanyeol dengan berani menerima tantangan Yoora. Bermain dart adalah salah satu keahliannya. Ia tidak mungkin kalah kali ini.

Benar saja, setelah 3 kali mencoba, lelaki itu berhasil mendapatkan skor lebih tinggi dari Yoora. Otomatis, boneka panda besar itu berhasil Chanyeol dapatkan. Dan Yoora, harus menyiapkan jiwa dan raganya untuk menghadapi hari esok yang tak lain adalah hari di mana ia harus mencium makhluk dari luar angkasa itu di depan seluruh murid sekolah mereka.

“Ini untukmu saja!” Chanyeol melemparkan boneka itu pada Yoora yang langsung dengan sigap menangkapnya. Entah kenapa, semburat senyum tiba-tiba saja terukir di bibir gadis itu. Mungkin karena ini adalah kali pertama bagi dirinya mendapatkan sebuah boneka dari orang lain selain orang tuanya.

“Kau menyukainya?” tanya Chanyeol yang menangkap perubahan ekspresi seorang Kim Yoora. Lelaki itu menatap Yoora dengan tatapan penuh selidik.

“Tidak sama sekali!” elak Yoora, berbohong.

 

ûûû

 

Jam makan siang pun dimulai setelah bel sekolah berbunyi dua kali. Chanyeol dengan santainya bersandar di ambang pintu kelas Yoora untuk menagih taruhan yang telah mereka sepakati kemarin. Hari ini, Kim Yoora akan mencium Park Chanyeol di depan semua murid di kantin. Lelaki itu tersenyum menang.

Palliwa… Kim Yoora-ssi.”

Cieee cieee, uhuk! Uhuk! Teman-teman sekelas Yoora langsung menggoda Yoora sesaat setelah lelaki itu memanggilnya. Kedekatan antara Yoora dan Chanyeol sudah menjadi rahasia umum.

“Berhenti mempermalukanku!” bisik Yoora, tangannya mencubit perut Chanyeol hingga Chanyeol menjerit kesakitan.

Yoora lantas menggiring Chanyeol ke kantin, lelaki itu terus saja tersenyum selama Yoora memegang tangannya. Ia benar-benar berpikir bahwa dirinya sudah gila karena gadis itu. Yoora naik ke atas meja, dan menarik Chanyeol untuk naik juga. Hal itu jelas membuat mereka menjadi bahan perhatian murid-murid yang sedang memakan makan siang mereka.

“Park Chanyeol!” panggil Yoora. Lelaki itu memalingkan wajahnya dan….

CHU!

Mata Chanyeol membulat, Yoora benar-benar menciumnya…. di bibir!

Seluruh murid yang melihat pemandangan itu akhirnya bertepuk tangan, bersorak sorai dengan riang gembira karena mereka pikir mereka mendapatkan bukti bahwa pada akhirnya hubungan Yoora dan Chanyeol bukan hanya isapan jempol belaka.

“PARK CHANYEOL! KIM YOORA!”

Yoora langsung melepas ciumannya di bibir Chanyeol saat suara Guru Kim menggelegar di telinganya.

“IKUT AKU KE KANTOR SEKARANG JUGA!”

Mereka berdua mendapat hukuman karena ketahuan berciuman di sekolah secara terang-terangan. Guru Kim menyuruh mereka berdua membersihkan setiap sudut ruangan yang ada di sekolah mereka, tak hanya itu, mereka berdua pun disuruh mengangkat satu kaki dan menarik telinga mereka masing-masing sebelumnya.

“Ini semua gara-gara dirimu! Aku tidak mungkin mendapat hukuman melelahkan seperti ini jika bukan karena pikiran kotormu yang ingin berciuman denganku di depan umum!” rutuk Yoora, bibirnya manyun seperti menggoda Chanyeol untuk kembali merasakannya.

“Sudah, kau istirahat saja. Biar aku yang mengerjakannya.”

Tunggu dulu! Apa Yoora tak salah dengar? Setan seperti apa lagi yang telah merasuki makhluk planet itu? Yoora benar-benar tak habis pikir karenanya.

“Aku mencintaimu… Kim Yoora.”

 

ûûû

 

“Apa kau sungguh-sungguh tak ingat telah mengatakan sesuatu padaku sore tadi? “ tanya Yoora kembali meminta kejelasan dari seorang Park Chanyeol. Jelas-jelas sore tadi di ruang olahraga ia mendengar kalau Chanyeol menyatakan cinta padanya. Tapi kini ketika ia meminta penjelasan, yang ia dapatkan hanyalah elakan mencurigakan. Apa artinya semua itu?

“Mungkin kau benar-benar mendengarku menyatakan cinta, tapi jujur saja saat itu aku tidak sedang menyatakan perasaanku padamu. Aku… sedang berlatih.” Jawab Chanyeol. Lelaki itu masuk ke dalam selimutnya.

Yoora menarik selimut Chanyeol, “Berlatih apa?”

Chanyeol bangkit dari posisi tidurnya dan menatap Yoora.

“Berlatih untuk menyatakan perasaanku malam ini.”

“Aku mencintaimu… Kim Yoora.”

Gadis itu terpaku tak berkedip sedikitpun, jantungnya berdegup kencang hingga mungkin Chanyeol pun dapat mendengarnya. Ia benar-benar tak percaya, sahabatnya yang sejak kecil selalu membuatnya menangis, sahabatnya yang selalu menjahilinya setiap saat, sahabatnya yang selalu memancing emosinya hingga meluap-luap, tiba-tiba menyatakan cinta padanya?

Yoora menatap mata Chanyeol, dan tak ada sedikitpun keraguan yang bisa Yoora tangkap di balik mata sahabatnya itu. Chanyeol, benar-benar serius.

“Aku juga, mencintaimu… Park Chanyeol.”

Senyum kedua insan itu melebar. Akhirnya mereka sama-sama tahu kalau selama ini mereka saling menyukai satu sama lain. Itulah yang menyebabkan mereka seolah tak pernah bisa terpisahkan, tak peduli seberapa keterlaluannya candaan mereka.

Chanyeol mendekatkan wajahnya, hendak merasakan kembali bibir lembut Yoora yang siang tadi ia rasakan untuk pertama kalinya. Yoora mengerti. Gadis itu memejamkan matanya, menanti bibir Chanyeol menempel pada bibirnya.

“Anakku! Ayo kita makan malam!” teriakan sang ibu dari ruang makan dapat menggagalkan usaha Chanyeol untuk mencium bibir Yoora.

Kedua insan itu menghela nafas mereka masing-masing. Sesaat kemudian mereka kembali memposisikan tubuh mereka lebih dekat. Namun lagi-lagi, gangguan lain membuat mereka kembali gagal untuk berciuman. Ponsel Yoora berdering, sebuah panggilan dari nomor kontak sang ayah.

Yeoboseyo? Appa? …..”

“….”

Ne, aku tunggu.” Yoora menutup sambungan teleponnya.

“Sudah?” tanya Chanyeol yang sudah mulai lelah menghadapi gangguan-gangguan itu. Yoora hanya mengangguk sebagai jawabannya.

Kini, tanpa berlama-lama lagi, Chanyeol langsung bergerak mencium bibir sahabat kecilnya yang sekarang sudah menjadi kekasihnya itu. Mata Yoora terpejam, merasakan kelembutan bibir Chanyeol yang kini mulai melumat lembut bibirnya.

Hyungie… Ups!”

Tautan bibir Chanyeol dan Yoora otomatis terlepas saat Sehun tiba-tiba masuk ke kamar Chanyeol dan menangkap basah mereka yang sedang berciuman itu. Chanyeol menepuk dahinya, lain kali ia berjanji tidak akan pernah lupa untuk mengunci pintu kamarnya!

EOMMA! CHANYEOL HYUNG MENGHAMILI YOORA NUNA!”

“YAK! PARK SEHUN!”

 

BAD ROMANCE!

 

-END-

 

Nyempetin buat bikin ini 😀 supaya gak ketinggalan momen APRIL MOP! bhak :v give your comment/review please 🙂

Iklan

4 thoughts on “[EXO Fanfiction] BAD ROMANCE!

    1. salam kenal juga fhirzy 😀 iyaa suka, alhamdulillah kita satu spesies(?) :v makasih, iyaa siip insyaallah bakal dilanjutin secepatnya hehe 😀
      iya, aku udah baca kok 😀 bagus ceritanya, bikin aku senyum2 sendiri tadi pas baca xD aku sempetin dulu bikin akunnya demi baca itu hihi 😀

      makasih udah nyempetin baca karyaku 🙂

      Suka

  1. Annyeong author aq reader baru
    mianhae ya aq bru ninggalin jejak di sini:)
    Jujur wktu baca ff baekhyun birthday project di exoffi aq lngsung suka bgus bnget ffnya.
    krn pnsrn akhir.y aq ptusin deh buat brknjung ke blog ini ^^ surprise trnyata ff2 nya daebak bnget aq suka semuanya apalagi yg gift sm yg four season itu
    Ok deh aq komen.y bnyk bngt yah..
    dtunggu karya2 slnjut.y keep fighting !!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s