[EXO Fanfiction] Special Baekhyun’s Birthday – 선물 (Gifts)

선물 (Gifts)-

GIFTS

Author : Ayu Nur’asyifa Shafira (ayushafiraa_)

Cast : Kim Yoojung as Kim Yoora, Byun Baekhyun. Mentioned!Chanyeol,Changmin&Suho.

Genre : Fluff

Rated : T

Disclaimer : The Casts belongs to God and Their real life, I just own the plot. This story is just a part of my imagination abt my babonim (read;Baekhyun) when I saw his recent picture on Instagram last night 😀

 

© AYUSHAFIRAA, 2016. All Rights Reserved. Unauthorized Duplication & Plagiarism is Prohibited.

 

“Happy Birthday, My Stupid!”

 

♥♥♥

Udara malam yang dingin menusuk kulit itu seakan tak berpengaruh apa-apa pada sepasang kekasih yang terlihat berbahagia merajut asmara mereka. Ini adalah tahun ke-3 mereka bersama. Yoora dan Baekhyun, pasangan mesra yang tidak pernah memperlihatkan kemesraan mereka di depan publik mengingat Baekhyun adalah satu dari ke-9 bintang bersinar EXO dan Yoora yang hanya seorang gadis biasa.

Yoora bergelayut manja di lengan Baekhyun, setelah beberapa hari tidak bertemu lelaki menyebalkan itu karena kesibukan bersama EXO, baru kali ini ia bisa bermanja-manja lagi. Baekhyun memasukkan sebelah tangan kekasihnya itu ke saku mantelnya yang hangat, udara yang dingin membuat setiap hembusan nafas mereka dapat terlihat bagai kabut di pagi hari.

Oppa, apa kau tidak takut jika setelah jalan-jalan ini kita menjadi topik hangat di SNS?” tanya Yoora iseng.

Lelaki itu tertawa kecil, “Mungkin itu akan menjadi saat untukku mengumumkan hubungan kita, sehingga kita tidak perlu sembunyi-sembunyi lagi.”

Yoora tersenyum, memeluk Baekhyun dari samping sambil terus menapaki jalan mereka. Untunglah di malam hari yang hampir larut ini jalanan sudah lebih sepi dari sebelumnya, toko-toko pun sudah banyak yang tutup. Baekhyun menjinjing beberapa tas belanjaan yang baru Yoora beli beberapa jam yang lalu. Langkah kaki mereka akhirnya berbelok masuk ke sebuah hotel bintang tiga dan memesan satu kamar yang dilengkapi balkon dengan pemandangan malam yang indah di kota Seoul.

“Fiuh!” gadis itu membanting tubuhnya di atas kasur. Dengan malas, ia melepas high heelsnya tanpa sedikitpun menyentuhnya dengan tangan.

“Kau lelah, Chagi?”

Baekhyun menyimpan tas belanjaan Yoora di meja dan melepas mantel serta sweater hangat yang ia kenakan hingga meninggalkan kaos putih di tubuhnya.

“Lain kali kau tidak perlu memakai high heels lagi. Lihat kakimu, merah-merah seperti ini.” ucap Baekhyun memberi nasihat sambil mengelus lembut telapak kaki gadisnya. Gadisnya itu, memang suka memaksakan diri.

Jam dinding sedaritadi baru menunjukkan pukul 10.35, memang inilah yang diinginkan Yoora. Jika ia sedang bersama Baekhyun, waktu haruslah berjalan lebih lambat, ia tidak ingin melewatkan satu detik pun kebahagiaan bersama lelaki itu.

Gadis itu bangkit dan menemukan Baekhyun masih setia memijat telapak kakinya yang sakit karena terlalu lama memakai high heels.

“Harusnya aku yang memijatmu, Oppa. Kau pasti lelah dengan jadwal padatmu kemarin dan hari ini bukannya beristirahat kau malah menemaniku seharian.” ucap Yoora merasa menyesal.

“Kau adalah tempat peristirahatanku kapanpun aku merasa lelah, Chagi.”

Aaaaaaaaaaaa! Yoora benar-benar meleleh mendengar kalimat itu langsung dari mulut Baekhyun. Ia rasa pipinya mulai merona.

“Eoh? ada apa dengan pipi itu? kau seperti kepiting baru diangkat dari rebusan saja!” lelaki itu menertawai wajah lucu kekasihnya sendiri.

PLUK! Yoora melempar bantal tepat ke wajah Baekhyun sampai lelaki itu mengelus wajahnya sendiri.

Babo!”

Baekhyun tersenyum mengerti, lalu beranjak menyusul Yoora yang berjalan masuk ke kamar mandi.

Di depan wastafel, Yoora menggosok giginya, entah terlalu semangat atau masih kesal pada Baekhyun, gerakan tangannya benar-benar cepat. Lelaki itu mengambil sikat gigi dan menaruh pasta gigi di sikat giginya. Tangannya menarik tangan Yoora yang sedang menyikat gigi, ia lalu memasukkan sikat gigi Yoora ke mulutnya dan memasukkan sikat giginya ke mulut Yoora. Yoora tersipu malu. Beginilah Baekhyun, selalu bisa membuatnya seketika melupakan rasa kesalnya. Yoora menyikat gigi Baekhyun dan sebaliknya, Baekhyun menyikat gigi Yoora. Entah sudah yang keberapa kalinya mereka melakukan hal bodoh seperti ini.

“Coba kulihat gigimu!” Baekhyun melebarkan mulut Yoora, di saat yang bersamaan Yoora menghembuskan nafas dari mulutnya secara sengaja.

“Ya Tuhan!” PLETAK! Jitakan dahsyat Baekhyun mampu membuat Yoora meringis.

Gadis itu memperhatikan tinggi badannya di cermin wastafel dan membandingkannya dengan tinggi badan Baekhyun. Ya Tuhan! 16 senti!

“Akan bagaimana jadinya jika aku berpacaran dengan Changmin Oppa…” gadis itu menaikkan tangannya di atas kepala tinggi-tinggi, membayangkan tinggi badan Changmin yang hampir 2 meter itu.

“Bagaimana jika dengan Chanyeol Oppa…” gadis itu menurunkan sedikit tangannya untuk membayangkan tinggi badan Chanyeol.

Mwoya?! Sudah jelas kau akan terlihat seperti berpacaran dengan tiang, kau tahu! Kau tidak akan cocok dengan mereka!” ucap Baekhyun sewot, Yoora merengut.

“Tapi menurut apa yang pernah kubaca dan kudengar dari orang-orang di sekelilingku, gadis yang pendek itu sangat cocok dengan lelaki tinggi! Bahkan bisa jadi berjodoh!”

“Aishh! Kau ini benar-benar! Geurae! Pergi berkencanlah dengan Chanyeol dan Changmin Hyung!”

Baekhyun keluar dari kamar mandi, wajahnya terlihat benar-benar kesal. Hihi, Yoora menyembunyikan tawanya. Satu sama. Gadis itu lalu mengeluarkan sedikit kepalanya untuk mengintip reaksi Baekhyun. Rupanya lelaki itu benar-benar kesal sampai harus berpura-pura tidur duluan seperti itu.

“Tapi…” Yoora menghampiri Baekhyun yang tertidur tengkurap di kasur dan menidurkan kepalanya di atas punggung lebar lelaki itu.

“Kecocokan bukan hanya tentang postur tubuh, tapi juga tentang hati. Dan hatiku, sangat cocok dengan hatimu.”

Baekhyun tersenyum, sejak kapan gadisnya itu mulai belajar melelehkan hatinya?

Oppa… kau masih marah?” tanya Yoora yang melihat Baekhyun sama sekali tak bereaksi.

Lelaki itu bangkit dan menatap Yoora dengan wajah serius, “Kau benar-benar membuatku gila hanya karena menyebut nama lelaki lain di waktu berdua kita. jangan pernah melakukan itu lagi! arasseo?”

Arasseo, mianhae. Aku hanya bercanda tadi.”

PLETAK!

Oppa! Berhenti menjitakku!”

“Bercandamu benar-benar tidak lucu, Chagia! Uuuuuu~” Baekhyun mencubit gemas pipi Yoora.

“Huhuhu… sakit sekali…” gadis itu menunjukkan aegyonya saat mengelus bekas cubitan Baekhyun, membuat lelaki itu semakin ingin mencubit pipinya yang benar-benar menggemaskan itu.

“Sakit?”

Yoora mengangguk. Baekhyun mengecup kedua pipi bekas cubitannya dan mengecup kepala bekas ia mendaratkan jitakannya. Blush! Pipi Yoora memerah seketika, senyumannya mengembang.

Waktu terus berlalu, hingga akhirnya waktu hampir menunjukkan pukul 12 malam. Yoora melepaskan pelukan Baekhyun, beranjak dan berlari kecil untuk membuka sesuatu di tasnya.

Oppa, pejamkan matamu!” pinta Yoora. Baekhyun menurut.

Mwoya, Chagia? Aku tahu kau akan memberiku surprise ulang tahun jadi sudahlah, aku sudah tahu!”

Yoora memanyunkan bibirnya, ketahuan lagi. Ia menarik nafas dan membuangnya kembali, mencoba membangun mood baik yang baru saja diruntuhkan Baekhyun. Ia menyiapkan sebuah cupcake cokelat dengan satu lilin kecil di atasnya. Lucu sekali.

Pukul 12 lewat satu detik.

Saengil chukkahamnida! Saengil chukkahamnida! Saranghaneun Nae Babonim (My Stupid), Saengil chukkahamnida!”

Baekhyun membuka matanya dan tertawa kecil, semakin kesini, kue ulang tahun yang diterimanya dari sang kekasih sepertinya semakin kecil saja.

Wae? cepat buat permohonan!”

Lelaki itu kembali memejamkan matanya dan merapatkan kedua tangannya, membuat permohonan untuk umurnya yang sudah memasuki seperempat abad ini.

“Ayo kita tiup lilinnya.” Ajak Baekhyun.

“Kita?” dahi Yoora berkerut.

“Tentu saja, kita, kau dan aku.”

Fuh! Mereka meniup lilin yang hanya satu buah itu bersama-sama. Alasan Baekhyun mengajak Yoora untuk meniup lilin bersama tak lain adalah karena Baekhyun menyertai nama Kim Yoora dalam permohonannya. Selain untuk menjadi penyanyi sukses dan dicintai banyak orang, Baekhyun menginginkan Yoora selalu ada bersamanya sampai kapanpun itu.

Gomawo, Chagia.”

Baekhyun memeluk tubuh Yoora dan Yoora dengan senang hati membalas pelukannya.

“Coba kau lihat SNS-mu, Oppa. Mungkin saja para penggemarmu sudah membuat jutaan ucapan selamat ulang tahun untukmu.”

Benar saja. Setelah Baekhyun membuka seluruh akun SNS-nya, banyak sekali ucapan selamat ulang tahun dari para penggemarnya di seluruh penjuru dunia, bahkan #HappyBaekhyunDay selalu memuncaki trending topic world wide twitter di setiap hari ulang tahunnya.

Baekhyun membaringkan tubuhnya di atas kasur, “Kemarilah, Chagia!”

Dasar setan kamera! Baekhyun mengajak Yoora untuk mengambil beberapa selca dalam keadaan mereka yang tanpa make up. Foto kebersamaan mereka itu terlihat begitu lucu, namun foto yang penuh kebahagiaan itu tak pernah bisa mereka bagikan ke manapun. Ya, hanya menjadi koleksi pribadi mereka saja.

“Foto ini lucu! Aku akan mengunggahnya ke Instagram-ku!”

Yoora sontak terkejut, apa lelaki itu benar-benar serius ingin mengungkap hubungan spesial mereka ke publik malam ini?

ChtoymKUUAEKmr7 (2)

“Thank you for wishing me a happy birthday! As expected, Aeris are the best!!! This is a real time picture!! I don’t have.. any gift so I give you this picture!! Hihi ah yes ! later at 7:30pm.. some of you will come to Kyoong-day party, right?? See you later!!>< #FirstKyoongDayParty #RealTimePicture #IWishAllAerisComeBut #IAmSorryBecauseTheVenueIsSmall #ThankYouForTheBirthdayWishes,ReallyTouched #ILoveYouAeri #IWillBeYourShieldAeris”

Di balkon kamar hotel yang dingin itu, Yoora menundukkan kepalanya. Setelah bersiap dengan segala kemungkinan yang ada setelah Baekhyun mengunggah foto kebersamaan mereka ke SNS, ia harus menelan rasa kecewa itu bulat-bulat. Lega memang, menyadari hubungannya dengan Baekhyun masih aman sampai saat ini. Namun dadanya begitu sesak saat melihat kenyataan bahwa seorang Byun Baekhyun pun bisa tega memotong foto mereka dan bersikap seperti tidak ada yang terjadi di depan ‘Aeri’ kesayangan-nya.

“Masuklah, Chagi. Di luar dingin sekali.”

Baekhyun berdiri di ambang pintu balkon, memandangi tubuh kekasihnya yang sedaritadi berdiri di luar dan membelakanginya. Lelaki itu berjalan mendekati gadis yang sudah lebih dari 3 tahun ini ia cintai, bahu gadis itu terlihat sedikit bergetar. Matanya basah.

“Kemarilah…” Baekhyun menarik Yoora ke pelukannya dan menghangatkan tubuh dingin gadis itu. Tangannya mengelus lembut punggung Yoora, menenangkannya.

Neo jinjja baboya! (Kau benar-benar bodoh!)”

Gadis itu memukul dada bidangnya, tapi entah kenapa ia malah tersenyum di saat gadisnya sangat kesal sampai menitikkan airmata seperti ini. Yoora, benar-benar mencintainya. Itulah alasan paling tepat kenapa ia tersenyum lebar seperti domba.

 

♥♥♥

 

“Aku benar-benar iri pada para penggemarmu. Kau selalu menunjukkan rasa cintamu pada mereka kapanpun dan di manapun, sedangkan aku, sama sekali tak pernah kau sebut-sebut sekalipun.”

Yoora menusuk-nusuk jakun Baekhyun sampai suara lelaki itu terdengar bergetar. Baekhyun hanya mempererat pelukannya di tubuh kecil gadis itu sebagai jawabannya, tak perlu dengan ucapan, ia yakin gadisnya akan mengerti sendiri betapa lelaki ini selalu mencintainya di setiap detakan jantungnya. Hihi, sepertinya darahnya sudah membawa suatu gen yang akan membuatnya selalu mencintai gadis itu.

“Tapi tidak apa-apa. Aku juga tidak mau kalau sampai namaku menjadi trending topic world wide karena ketahuan berkencan dengan salah satu member EXO.” Gadis yang berselisih 6 tahun lebih muda dari Baekhyun itu tertawa sendiri saat membayangkannya.

 

♥♥♥

 

Sinar mentari pagi yang menelusuk masuk melalui celah gorden kamar hotel itu menyilaukan mata gadis yang masih terbaring dengan selimut tebal yang menutupi tubuhnya di atas kasur. Gadis itu menepuk-nepuk bagian kasur di sampingnya tempat sang kekasih memeluknya dengan hangat semalaman. Tempat itu sudah kosong.

Ini pakaianmu, Chagi. Kau tidak akan mungkin memakai kembali baju yang sudah kotor, kan?

Gadis itu tertawa kecil menyadari alasan Baekhyun yang tiba-tiba ingin mengajaknya membeli pakaian baru. Tentu saja, ia tidak mungkin mau memakai pakaian robek setelah keluar dari hotel ini.

Kau terlambat bangun lagi. Suho Hyung menyuruhku cepat-cepat kembali ke dorm, jadi aku pergi tanpa membangunkanmu. Lain kali, aku akan menantangmu untuk bangun lebih dulu, Kim Yoora Agassi. Kau harus bisa bangun lebih pagi untuk menjadi seorang Nyonya Byun, Chagia ^_^ Saranghae

Pesan singkat yang Baekhyun tulis di secarik kertas itu membuat Yoora benar-benar geli sekaligus sedikit kesal karena Baekhyun meninggalkannya seorang diri. Ia lalu meraih ponsel pintarnya yang ada di atas laci.

Ige mwoya?! (Apa ini?!)” Yoora tampak tak percaya melihat gambar wallpapernya yang entah sejak kapan sengaja diganti oleh setan kamera itu.

ChtoymKUUAEKmr7

“Cih! Baboya, Byun Baekhyun!” Yoora benar-benar jijik melihat wallpapernya sendiri. “Sepertinya aku akan semakin mencintaimu, Nae Babonim. Nado Saranghae~”

 

선물 (Gifts)-

Iklan

Satu pemikiran pada “[EXO Fanfiction] Special Baekhyun’s Birthday – 선물 (Gifts)

  1. Ping balik: [EXO Fanfiction] Kissing Scene – ANSFanfiction

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s