[EXO Fanfiction] Your Sorry

-Your Sorry-

image

Author : Ayu N. Shafira (ayushafiraa_)
Cast : You and Chanyeol πŸ’•
Genre : Romance
Rated : PG-12
Length : Ficlet
Disclaimer : Meski cerita ini hanya sebuah coretan kurang kerjaan si fangirl baperan, tetap saja cerita ini punya saya 😊

❀❀❀

Saat itu, saat kau mengupload fotomu ke instagram, aku sedang memainkan ponselku juga di dalam kamar. Kau tahu? Melihat fotomu yang tersenyum seperti itu sempat membuatku sedikit gila. Aku bahagia melihat postingan itu dan aku pikir, kau baik-baik saja.

Bodohnya aku yang tak begitu mengerti bahasamu, hhh… Aku salah mengertikan senyumanmu. Kau tidak sedang baik-baik saja. Bodohnya aku, yang baru tahu itu setelah beberapa penggemarmu yang mengerti kemudian menerjemahkan kata-katamu ke bahasa yang kumengerti. Aku bodoh sekali.

Mereka bilang, beberapa orang yang tidak menyukaimu kembali melukai perasaanmu dengan kata-kata kasar mereka. Hatimu sedang terluka dan aku tidak tahu itu. Kau meminta maaf hanya karena sebuah permainan yang orang lain juga mungkin melakukannya, dan mungkin juga mereka yang berkomentar buruk tentangmu termasuk ke dalam orang-orang yang melakukannya.

Aku yang seharusnya minta maaf. Maafkan aku yang begitu bodoh membiarkanmu terluka sendirian. Maafkan aku.

Oppa, kau di mana?’ Tanyaku dalam ruang percakapan privasi kita. Kau membacanya, tapi, kau hanya membacanya saja.

Kenapa? Apa kau marah padaku?

‘Hmmm… walaupun kau tidak bertanya, aku sedang dalam perjalanan ke rumahmu sekarang. Aku harap kau ada di rumah :)’

Aku tidak mendengar ponselku berbunyi. Aku tahu, dan aku tak ingin memaksamu membalas semua pesan-pesan yang kukirimkan.

Aku menekan password pintu rumahmu yang kau beritahu saat pertama kita memutuskan untuk berkencan dengan segala keterbatasan berbahasaku. Jujur saja, aku ini pelupa, kau tahu itu kan? Tapi entah kenapa, segala hal yang menyangkut tentangmu tak pernah terhapus dalam ingatanku kkkk~

Cha~ aku menemukanmu.

Oppa, annyeong!~~” salamku sambil melambaikan tangan ke arahmu yang masih setia menggenggam ponsel pintarmu.

Chagi, kau benar-benar datang?” Pertanyaan macam apa itu?! Apa kau kira aku ini hantu?!

Mataku menyipit, “Kau membaca pesanku tapi tak membalasnya dengan satu huruf pun! Aku kecewa~” sifat manjaku keluar, dan kau hanya tersenyum.

Kau tidak menangis. Kau tersenyum di depanku seperti biasa. Tapi sorot mata itu, kau tidak bisa menyembunyikannya, Park Chanyeol.

Tanganku melingkar erat di pinggangmu. Mata kita saling bertatap untuk beberapa saat.

“Kau tidak mau bertanya apa-apa?” Tanyamu. Apa kau sebegitu berharapnya, Park Chanyeol?

Aku menggeleng. Bukan tak mau tahu atau tidak peduli.

Gomawo… karena tak bertanya apapun.” Kau tersenyum memelukku dengan sangat erat. Tubuhmu yang begitu tinggi membuatmu harus sedikit berusaha untuk membungkuk saat memelukku seperti ini. Dagumu menempel di pundakku. Kau berat, Chanyeol-ah.

Aku tidak mau mengungkit-ungkit hal yang sekiranya membuatmu terluka. Itu saja. Tapi…

“Aku bodoh dan ceroboh sekali bukan?” Kau yang memilih untuk memulainya lebih dulu.

“Semua mata tertuju padaku. Apapun yang kulakukan tak pernah luput dari perhatian mereka. Bahkan, di saat aku masih menyadari hal itu, aku bisa-bisanya melakukan kesalahan? Aku benar-benar bodoh.”

“Kau manusia, Oppa. Kau tidak bisa memaksa dirimu untuk menjadi sempurna di depan siapapun.” Ucapku.

“Tapi mereka tak pernah mau melihat sedikit saja celah kelemahanku.”

“Mereka? Siapa? Orang-orang yang menyatakan diri mereka sebagai pembencimu? Benar begitu?” Aku berusaha menatapmu, tapi kau mencegahku. Kenapa?

“Kau boleh memikirkan mereka, tapi jangan pernah lupa, bahwa orang-orang yang mencintaimu di luar sana lebih banyak dari mereka yang membencimu. Penggemarmu dan orang-orang lain yang mencintaimu tidak pernah menuntutmu menjadi seorang yang sempurna. Cukup kau menjadi dirimu sendiri dan cukup kau bahagia dengan caramu sendiri.”

Pelukanmu semakin erat saja, Park Chanyeol. Hmmm. Tubuhku ini pasti hug-able(?) sekali untukmu kkk~

Mianhae.” Kau meminta maaf. Untuk apa? Aku tidak sedang memarahimu, bodoh!

“Kau sudah minta maaf di instagrammu, untuk apa meminta maaf lagi padaku? Apa stok maafmu sudah habis makanya kau meminta? Kkkk~” bisa-bisanya aku menyelipkan candaan di saat kita sedang serius seperti ini wkwk, jhweoseonghamnida!

Pabboya!” Kau menjitak kepalaku, tapi ada tawa kecil di bibirmu. Kau menyukai itu bukan?

Aku meringis di tengah kesakitanku yang padahal tak seberapa. Berpura-pura saja, untuk menarik perhatian kekasihku sendiri sepertinya tidak ada salahnya.

Mianhae mianhae~” kau mengecup bekas jitakanmu di puncak kepalaku dan mengelusnya lembut. Eoh! Tidak mungkin! Sepertinya wajahku mulai memerah.

“Kau memang selalu bisa membuatku merasa lebih baik, Chagiya~”

“Bukan aku saja, jika kau lihat lagi komentar di instagrammu, kau pasti akan lebih bahagia karena menyadari cinta yang kau terima dari orang di luaran sana sangatlah banyak. Coba saja kau lihat, Oppa!”

Kau terlihat sedikit ragu. Gwenchana, Chanyeol-ah. Kau tidak perlu khawatir.

1…
2..
3!

Lihat! Kau tersenyum sekarang, Park Chanyeol!

Saking asiknya membaca komentar penggemar-penggemarmu, kau membuatku sempat merasa seperti diabaikan. Tidak apa-apa. Teruslah tersenyum seperti itu. Jangan pernah bersedih lagi karena aku takut, aku akan kembali menyesali diriku yang bodoh karena tak mengerti kesedihanmu saat kau tak berada disampingku.

Chagiya! Lihat ini! Komentarnya lucu sekali!”

Senang rasanya melihatmu kembali tertawa, kembali menjadi Happiness-Delight, dan kembali menjadi seperti Park Chanyeol yang memang dilahirkan untuk merasakan kebahagian.

Semangat, Sayang. Aku akan selalu di sini, bersama denganmu. Selamanya.

-FIN-

Iklan

3 pemikiran pada “[EXO Fanfiction] Your Sorry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s