[IMAGINE] The Reason

-The Reason-

image

Author : Ayu N. Shafira (ayushafiraa_)
Cast : Do Kyungsoo x You, EXO 💕
Genre : Romance
Rated : T
Length : Ficlet
Disclaimer : Ini khayalan saya aja, kalo mau dimasukin ke hati silakan XD

💞💞💞

Malam ini, kau menonton konser grup kekasihmu, EXO. Kau adalah kekasih dari seorang pria bersuara merdu yang mampu menggetarkan hatimu sejak pertama kau mendengar suaranya, tambahan, pria itu sangat tampan, bagaimana bisa kau tak jatuh cinta padanya? Haha, ya, pria itu adalah Baekhyun. Eh, bukan! Chen! Eh, bukan juga. Namanya Do Kyungsoo, atau orang-orang mungkin lebih mengenal kekasihmu dengan nama panggung D.O.

Kau juga seorang EXO-L, kau berdiri di antara puluh ribuan atau mungkin ratus ribuan gadis-gadis yang memenuhi Olympic Gymnastics Arena untuk menonton konser yang bertajuk EXO’rDIUM itu.

Kau yang duduk di bangku VIP berteriak histeris bersama dengan EXO-L lainnya tepat ketika para member EXO dengan wajah nakal dan malu-malu mereka menunjukkan perut kotak-kotak enam mereka. Wajahmu panas, senyum tak percaya itu tak pernah hilang dari bibirmu. Darahmu mungkin saja sudah berdesir cepat tak beraturan. EXO, mereka benar-benar gila! Bunuh saja aku!

Member EXO lainnya kemudian menggoda Kyungsoo. Tunggu, Kyungsoo? Ah, benar. Hanya Kyungsoo-mu saja yang belum pernah memperlihatkan perut sixpacknya kepada para fans, termasuk dirimu. Fans lain ikut menggoda kekasihmu, mereka benar-benar penasaran dengan bentuk(?) perut Kyungsoo yang masih lelaki itu sembunyikan. Tapi kemudian, lelaki itu menjawab dengan senyuman tertahan.

“Aku sama sekali tak merasa mendapat tekanan dari para member yang satu persatu mulai menunjukkan perut seksi mereka.”

Kau mendengar desah kecewa dari kanan-kiri-depan-belakangmu. Sebenarnya, kau juga sedikit kecewa. Kyungsoo memang tak pernah buka-bukaan mengenai tubuhnya padamu, kau sama sekali tak tahu, apa warna kulit perutnya sama dengan warna kulit tangannya? Apa dadanya yang terlihat bidang itu benar-benar bidang jika kaos yang menutupi tubuhnya dilepas? Apa… Ah! Wajahmu memerah! Sudah! Sudah! Pikiranmu sudah melenceng ke mana-mana.

“Chagiya!” Kyungsoo melambaikan tangannya ke arahmu saat kedua matanya melihatmu masuk ke ruangan EXO. Konser hari ini telah usai, beberapa member masih sibuk berfoto dengan sekian banyak fans mereka, tak terkecuali kekasihmu.

“Bagaimana? Kau menikmati konser kami hari ini?” Tanya Kyungsoo.

Kau mengangguk senang, tanda kau benar-benar terpuaskan dengan penampilan penuh totalitas ke-9 member EXO itu.

“Tapi, kenapa Oppa tidak mau menunjukkan perut Oppa seperti member lain?” Tanyamu sedikit malu-malu. Dag, dig, dug. Jantungmu berdebar, takut kalau-kalau pertanyaanmu itu menyinggung perasaan Kyungsoo.

“Itu benar Kyungsoo-ya!” Suho menghampiri dirimu dan Kyungsoo, tangan putih leader itu merangkul kekasihmu. “Kenapa kau masih saja malu-malu menunjukkan perutmu? Kau kan bisa membuat penggemar kita lebih histeris lagi!”

“Aku masih punya malu, Hyung. Tidak seperti kalian.” Kyungsoo-_- lelaki itu memang bisa sekali menjaga imejnya dengan baik.

“Aish, aku selalu bingung bagaimana caranya membalas perkataanmu.” Ucap sang leader.

“Ekhm! Ekhm! Ekhm! Sepertinya aku baru saja melihat gadis cantik di sini! Ekhm! Ekhm! Ekhm!” Chanyeol, Baekhyun, dan Sehun mulai berisik, berniat menggoda Kyungsoo namun malah dirimu yang merasa tergoda. Kau tersenyum kecil.

“Yak! Berhenti menggoda kekasihku eoh!”

Trio jahil itu akhirnya kabur dari tatapan seram Do Kyungsoo sambil tertawa terbahak-bahak.

“Oh ya, kalau kau ingin pulang duluan bersama kekasihmu, pulang saja. Antar kekasihmu itu selamat sampai rumahnya, atau kalau perlu, antar dia sampai kamar tidurnya. Kau mengerti?”

“Kau terlalu banyak berceramah, Hyung. Pantas saja tidak ada yang mau menjadi kekasihmu.” Balas Kyungsoo.

Suho melotot, “Yak! Jangan sok tahu! Di luar sana banyak yang ingin menjadi kekasihku, hanya saja, aku yang belum mau memiliki hubungan seperti itu! Aku masih sibuk mencintai Aeri-aeriku!”

“Yak, Hyung!” Kini Baekhyun yang melotot. Kau hanya tertawa melihat tingkah lelaki-lelaki itu yang sudah seperti saudara.

Kyungsoo menarik tanganmu, membawamu keluar ruangan berisik itu.

“Aku akan mengantarmu pulang, ini sudah terlalu malam. Bisa-bisa aku dimarahi oleh orang tuamu.”

Kau masuk ke dalam mobil Kyungsoo. Tak peduli seberapa lelah ia hari ini, ia tetap memilih untuk mengantarmu pulang tanpa bantuan seorang sopir.

“Oppa….”

Kyungsoo fokus menyetir, tapi ia tidak pernah mengabaikanmu.

“Aku ingin tahu alasan sebenarnya kenapa Oppa tak ikut-ikutan memperlihatkan perut seperti member lainnya?”

Tapi tidak untuk yang satu itu, Kyungsoo tak menjawab.

Menyadari Kyungsoo mendiamkanmu, kau kesal. Kau memanyunkan bibirmu dan berpaling tak mau sedikitpun melihat lelakimu. Sifat kekanakanmu akhirnya keluar juga.

Kyungsoo sesekali memperhatikanmu. Kau masih saja marah sepanjang jalan dan tak mau bicara. Terlebih, Kyungsoo juga tak mengajakmu bicara. Suasana di antara kalian benar-benar kaku.

Mobil Kyungsoo berhenti tepat di depan rumahmu. Tangan besar Kyungsoo kemudian menahanmu yang hendak keluar begitu saja dari mobilnya.

“Mian.” Kata maaf itu yang pertama kali diucapkan Kyungsoo setelah menahanmu beberapa saat.

“Aku tahu kau kesal, kau marah, dan mungkin kau juga kecewa karena sikapku yang sok-sokan menjaga imej. Tapi kumohon, mengertilah…”

“Apa yang harus kumengerti? Kau bahkan tak menjelaskannya padaku, bagaimana aku bisa mengerti?” Kau menatap Kyungsoo, Kyungsoo juga menatapmu. Kalian saling bertatapan satu sama lain.

“Baiklah, aku akan menjawab pertanyaanmu dengan sungguh-sungguh. ‘Kenapa aku tidak ikut-ikutan memamerkan tubuhku seperti member lain?'”

Lelaki itu menghela nafasnya, “Karena aku hanya ingin, kau menjadi satu-satunya wanita yang melihat tubuhku setelah ibuku. Aku tak ingin mengumbarnya pada wanita lain selain dirimu. Dan aku hanya ingin…”

Kyungsoo meraih tanganmu, menuntun tanganmu untuk menyentuh dada dan bergerak turun ke perutnya.

“Kau menjadi satu-satunya wanita yang bisa merasakannya.”

Wajahmu berubah merah, detak jantungmu seakan berhenti saat itu juga, kau membutuhkan alat bantu pernafasan sekarang juga!

Kau merasakannya! Tangan gemetarmu menyentuhnya! Kau merasakan betapa bidangnya dada Kyungsoo, dan juga perutnya yang bergerinjul(?) tak rata.

Tak ada kata yang sanggup mendeskripsikan perasaanmu saat ini, kau tak sanggup untuk berkata-kata dan masih terdiam tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi dalam hidupmu.

“Aku mencintaimu, Chagiya.” Senyum Kyungsoo…. Ah! Kau meleleh!

“A-a-aku… Juga men-men-men… Aish! Aku juga men…” Kau menelan ludah, karena belum sempat kau menyelesaikan kata-katamu, wajah Kyungsoo sudah bergerak semakin dekat saja mendekati wajahmu.

Oh Tuhannnnnnnn! Maafkan akuuuu! Aku tak tahan lagiiii!

“DO KYUNGSOO! APA YANG AKAN KAU LAKUKAN PADA ANAKKU, HUH?! JAUHKAN WAJAHMU SEKARANG JUGA!”

Sial! Ayahhhhhhh! Kenapa kau harus merusak adegan ciumanku?! ><”

-FIN-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s