[IMAGINE] MARRIED 💕

image

Author : Ayu N. Shafira (ayushafiraa_)
Cast : You x Chen 💕
Genre : Fluff
Rated : T
Disclaimer : Cerita ini berasal dari otak saya. Terinspirasi dari berbagai foto Jongdae sama bayi yang unyu-unyu! Yatuhan, dia udah cocok jadi ayah dari anak-anakku 😂 *eh

Fangirl Baperan is now on Kakao Story!

💞💞💞

Kau sedang merias wajahmu di depan cermin. Bagaimanapun, kau harus tampil cantik hari ini. Seminggu yang lalu kau mendapat undangan dari sahabatmu yang akan menikah tepat di hari ini.

Bukan hanya karena kau menghargai undangan sahabatmu, kau sangat bersemangat ingin pergi ke sana juga karena Jongdae, kakak kelasmu dulu yang sangat kau gilai juga dipastikan akan menghadiri pesta pernikahan itu.

“Aaaaaa! Aku sudah sangat tidak sabar ingin bertemu dengannya! Dia pasti semakin tampan saja sekarang!”

Kau bergegas pergi ke gedung pernikahan dengan setelan gaun selutut berwarna biru tua yang sangat cantik. Kau terus mengedarkan pandanganmu, mencari sosok Jongdae yang teramat sangat kau rindukan.

“Eoh? Itu dia!” Gumam pelanmu yang heboh sendiri. Gemas melihat ketampanan Jongdae yang ia rasa sudah diluar batas.

Jongdae memang terlihat begitu tampan mengenakan setelan jas hitam dengan kacamata bening berbingkai senada.

“Ah! Tampan sekali!”

Kehebohanmu berakhir tepat saat pandangan matamu tertuju ke arah Jongdae yang bertatap muka dengan seorang wanita yang mendorong kereta bayi. Jongdae dan wanita itu sesekali terlihat tertawa bersama, bahagia.

Ia sudah menikah. Itu yang ada dalam pikiranmu ketika Jongdae kemudian meraih tubuh mungil bayi yang ada dalam kereta tersebut dan menggendongnya dengan sangat terampil tanpa membuat bayi itu menangis. Haha. Tentu saja bayi yang sepertinya berjenis kelamin lelaki itu tidak menangis, bayi itu sedang bersama ayahnya.

“Eoh, selamat atas pernikahan kalian. Aku turut bahagia.” Kau berpelukan dengan sahabatmu dan perlahan sedikit melupakan kesakitanmu. Namun kemudian, sahabatmu mengungkit lagi tentang Jongdae. Oh ayolah! Ia sudah menikah dan punya anak!

“Kau lihat?! Jongdae oppa sangat tampan bukan?! Aigoo, sepertinya aku akan berpaling dari suamiku.” Canda sahabatmu yang seketika mengundang deheman suaminya.

Hufff! Ya! Jongdae memang tampan! Cocok dengan istrinya yang begitu cantik itu!

💞💞💞

Kau berdiri tak jauh dari Jongdae yang masih bersama wanitanya sambil berpura-pura menikmati minuman. Kau membelakangi mereka, namun layar ponselmu sangat membantumu dalam melihat momen-momen kebersamaan dua insan itu. Bayi yang ada dalam gendongan lelaki itu pun masih terlihat sangat tenang, lucu sekali. Bayi itu mirip ibunya.

Omo! Apa yang harus kau lakukan?! Jongdae bergerak perlahan mendekatimu masih dengan menggendong bayinya.

Prak! Kau menjatuhkan ponselmu dengan sengaja dan menendangnya pelan hingga ponsel itu masuk ke kolong meja prasmanan. Kau menjongkokan tubuhmu sambil bergerak dengan cepat memasukkan kepalamu ke kolong meja untuk menghindari lelaki itu.

“(Namamu)…”

“Ne… Akh!” Puncak kepalamu tak sengaja membentur bawah meja. Sakit sekali.

Jongdae tak bisa membantumu berdiri, hhh, tentu saja.

“Eoh? Jongdae Oppa? Annyeonghaseyo!” Ucapmu memberi salam seolah-olah kau baru menyadari kehadirannya.

“Ne. Bagaimana kabarmu? Lama sekali rasanya tak pernah mendengar kabar darimu lagi sejak hari kelulusanku 6 tahun yang lalu.” Tanya Jongdae berbasa-basi.

Kau tersenyum. Dalam hati, kau terus bertanya-tanya, kenapa Jongdae tak meminta nomor ponselmu saja agar bisa setiap hari mendapatkan kabar darimu? Uhuk!

“Aku baik-baik saja, Oppa. Kau sendiri?”

“Seperti yang kau lihat, aku baik-baik saja.”

“Aigoo! Dia lucu sekali!” Kau menusuk-nusuk pipi chubby bayi yang digendong Jongdae. Bayi itu memang menggemaskan!

Jongdae tertawa kecil melihat tingkahmu. “Ne, dia sama seperti ibunya. Namanya Kim Jongdae.”

“Ye?” Kim Jongdae kecil?Aaaaaaaaaaaaaaaaargh! Benarkan!!!!

“Ah, Little Kim Jongdae?”

Jongdae mengangguk, wajahnya terlihat bahagia sekali.

“Padahal dia sama sekali tidak mirip denganku, namun ibunya bersikeras ingin memberinya nama yang sama dengan namaku tepat setelah dia lahir.”

Baiklah, bunuh saja aku, Jongdaeyaaa!

Kim Jongdae kecil terlihat mulai tak nyaman dalam gendongan Jongdae. Lelaki itupun kemudian menyerahkan bayi mungil itu kepada sang ibu. Sebelum kembali melangkah menghampirimu, Jongdae tampak menyempatkan dirinya untuk mengelus kepala si kecil dengan senyuman khas di bibirnya yang tak pernah pudar.

“Kau sudah memberi ucapan kepada pengantin eoh?”

Kau mengangguk, sambil sesekali melirik ke arah istri Jongdae yang sepertinya sangat tidak mempermasalahkan kedekatanmu dengan sang suami.

“Sebentar lagi aku akan bernyanyi di sini. Kau jangan pulang dulu ya? Kau harus melihat kemampuanku yang semakin meningkat dalam bernyanyi. Kujamin kau akan menyesal kalau melewatkannya!” Ucap Jongdae penuh semangat.

“Ne, Tuan Kim!” Jawabmu sambil menghormat.

Jongdae mengacak-acak ponimu. Baginya, kau begitu menggemaskan seperti anak anjing yang lucu.

💞💞💞

🎵🎤 Geudae naege haengunijyo pihalsudo eobtjyo
Every day I’m so lucky sumgyeowatdeon
Nae mameul go back hallae neoreul saranghae~ 🎤🎵

Selesai bernyanyi lagu Best Luck miliknya, Jongdae berlari ke arahmu. Ya! Ke arahmu!

Breg! Lelaki itu memelukmu. Kau gelagapan serasa hampir mati. Apa yang sebenarnya lelaki itu pikirkan?! Bagaimana kalau istrinya salah paham lalu kemudian melabrakmu?! Oh tidak! Kau sedang tidak ingin ditampar!

Kau melepas pelukan Jongdae secara paksa. Jongdae yang mendapat reaksi seperti itu darimu kemudian meminta maaf atas kelancangannya.

“Yak, Oppa! Apa kau sama sekali tidak memikirkan perasaan istrimu eoh?! Bagaimana bisa kau memeluk gadis lain saat kau sedang pergi bersama istri dan anakmu?!”

“Mwo? Istri? Anak?”

Kau menutup mulutmu. Apa kau salah bicara?

“Maksudku… Bukankah wanita cantik dan bayi lucu yang tadi itu adalah istri dan anakmu?” Tanyamu memastikan kembali.

Lelaki itu tertawa, terbahak-bahak. Membuat wajahmu seketika memerah, menahan malu. Dengan tawanya yang seperti itu, kau sudah sangat yakin, kau telah salah sangka.

Jongdae menangkup kedua pipimu dan memalingkan wajahmu ke arah wanita cantik dengan bayinya tadi yang sedang berdiri berdampingan dengan seorang pria lain.

“Mereka baru berkeluarga. Aku? Belum berkeluarga seperti mereka.” Jelas Jongdae.

Ini memalukan! Sungguh! Tapi disisi lain, kau juga senang. Jongdae ternyata belum menikahhhhh!!!!

“Mianhae, Oppa. Aku pikir Oppa sudah hidup bahagia bersama wanita itu.”

“Jadi kau cemburu?”

BLUSH! Pipimu memerah seperti tomat sekarang! Kau tertangkap basah mencemburui lelaki itu!

“TIDAK!” Jawabmu lantang, berusaha menolak namun apa daya wajahmu tak bisa diajak berkompromi.

Jongdae hanya tertawa. Dia tahu, kau cemburu. Kau tidak pandai berbohong.

“Mereka…” Kau menunjuk ke arah pengantin yang sedang duduk di pelaminan dengan binar bahagia. “… Mereka terlihat sangat bahagia sekali bukan?” Kau jelas sekali ingin mengalihkan topik pembicaraan-_-

“Ne.” Jongdae mengangguk. “Haruskah kita menyusul mereka?”

“Ye?”

“Anio! Kajja! Ini waktunya mereka melempar bunga!” Lelaki itu menarikmu ke tengah kerumunan orang-orang yang menunggu untuk mendapatkan lemparan bunga dari pengantin, karena katanya, jika kau mendapat bunga itu, kau akan menikah dalam waktu dekat.

Hana…

Dul…

Set!

Grep! Kau menangkap bunga itu! Tapi… Jongdae juga menangkapnya! Kalian berdualah yang mendapatkan bunga itu!

“Mungkin kita memang ditakdirkan untuk menyusul mereka.” Ucap Jongdae seraya menampilkan senyumannya yang mematikan ke arahmu.

🎵 Oh everytime I see you
Geudae nuneul bol ttaemyeon jakku gaseumi tto seolleyeowa
Nae unmyeongijyo sesang kkeutirado jikyeojugo sipeun dan han saram 🎵

-FIN-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s