Chaptered, Drama, EXO Fanfiction, Friendship, Hurt/Comfort, PG-13, Romance, Slice of Life, Special, T

[EXO Fanfiction] SUNDAY IN SEPTEMBER – Last Day (Epilogue)

wp-1505236245401.jpg

`SUNDAY IN SEPTEMBER`

 

A fanfiction by AYUSHAFIRAA

`Starring Lee Jieun, Byun Baekhyun, Ji Hyeran`

|| Drama, Friendship, Romance ||

// PG-15 // Mini-Chaptered //

Disclaimer

Keseluruhan cerita merupakan hasil murni dari pemikiran dan khayalan saya sendiri. Sifat/sikap/kehidupan karakter di dalam cerita ini diubah untuk kepentingan cerita sehingga mungkin tidak sama dengan sifat/sikap/kehidupan karakter dalam dunia nyata.


September List :

 [ Prologue1st Week2nd Week ― 3rd Week ― Last Week ― Epilogue ✔ ]


© AYUSHAFIRAA, 2017. All Rights Reserved. Unauthorized Duplication & Plagiarism is Prohibited.

.

.

.

[ E p i l o g u e ]

 

Aku pikir akalku akan terus berjalan dan mencegahku memilih pilihan paling menyakitkan hanya untuk mendapatkan kebahagiaan. Namun ternyata, kata hatiku mampu mengalahkan akal sehatku sendiri.

Di antara berjuta pria di dunia, aku terjebak dua di antaranya. Baekhyun dan Kyungsoo. Baekhyun adalah lelaki di masa laluku yang kemudian terpaksa menikahi Hyeran agar bisa menemukanku kembali. Sementara Kyungsoo adalah lelaki yang datang ke kehidupanku saat aku jatuh terpuruk karena Baekhyun.

Baekhyun bilang tak ada yang namanya ‘pertemuan yang kebetulan’. Pertemuanku dengannya di toko kue, pertemuanku dengannya di rumahnya sebagai pelukis, juga pertemuanku dengannya di panti asuhan, semua itu sudah masuk dalam rencana Hyeran. Hyeran pernah berjanji pada Baekhyun bahwa dirinya akan mempertemukan Baekhyun denganku jika Baekhyun mau menikahinya.

Iya, perempuan itu memang berhasil mempertemukan kami, tapi dengan cara yang lebih menyakitkanku. Perempuan itu selalu bisa menyelidiki segalanya tentang aku dengan caranya sendiri.

Hyeran tahu aku bekerja di toko kue kecil sebagai satu-satunya penghias kue bolu, makanya Hyeran memesan kue bolu peringatan pernikahannya dengan Baekhyun di tokoku dan menyuruh Baekhyun yang mengambilnya, entah bagaimana dia berhasil mempertemukan kami saat itu. Hyeran juga tahu aku bekerja di toko lukisan sebagai asisten bosku saat melukis, dia yang meminta secara langsung pada bosku untuk mengirimku ke rumahnya agar aku bisa melukis keromantisannya bersama Baekhyun. Hyeran tahu aku dipecat dari rumah makan cepat saji, hingga dia yang menyuruh pihak panti asuhan untuk menghubungiku dan menawariku pekerjaan mengasuh anak-anak agar Baekhyun bisa menemuiku kapanpun lelaki itu mau. Hyeran berhasil… membuatku merasa lebih terluka karenanya.

Aku tidak tahu dendam apa yang selama ini dipendam oleh Hyeran hingga begitu menginginkan penderitaanku. Kalau aku saja tidak tahu dari mana awalnya, bagaimana bisa aku menyudahi kebencian Hyeran yang begitu mendalam terhadapku?

Berulangkali, Kyungsoo mencoba menyadarkanku agar tak terjebak dalam bayang-bayang masa lalu. Kyungsoo mencoba mengobati patah hatiku dengan sepotong hati yang baru. Katanya, obat terbaik untuk sakit hati adalah menerima hati yang baru. Tapi aku tidak bisa menerima hatinya, bukan hatinya yang pas untuk mengobati hatiku yang terluka.

Di saat-saat aku hampir menyerah dalam mengharapkan kebahagiaan, Tuhan memberiku harapan yang baru melalui mimpi. Bersama Baekhyun-lah, aku akhirnya memantapkan hati, bahwasannya hatiku yang telah patah hanya membutuhkan hatinya untuk bisa kembali utuh.

Kyungsoo pernah berkata bahwa ‘seseorang yang pernah menjadi masa lalu, bukanlah bagian dari masa depan’. Akalku mampu menerimanya, namun tidak dengan hatiku.

[ Last Day ]


[Sabtu, 30 September 2017]

Di hari terakhir bulan september ini, aku dan Baekhyun berucap ikrar suci pernikahan di hadapan Tuhan dan di hadapan segelintir saksi yang datang. Hyeran datang menyaksikan janji suci kami. Dia seperti sudah tahu kalau akhirnya akan seperti ini. Aku yang berdiri di samping Baekhyun, sebagai istri keduanya. Sama seperti Hyeran, raga Kyungsoo juga ikut hadir, tapi tidak dengan jiwanya. Dia hanya menatap ke arahku dengan raut penuh kekecewaan.

Maaf, Kyungsoo. Tapi kurasa aku sudah menentukan, kalau seseorang yang pernah menjadi masa laluku itu akan menjadi bagian dari masa depanku juga mulai hari ini.

“Semoga mulai hari ini, kau bisa menemukan kebahagiaanmu, Jieun.” doa Kyungsoo saat menghampiri kami, yang kemudian kuaminkan. Dia tak memberi ucapan selamat atas pernikahanku, tapi aku mengerti, bukan akhir seperti ini yang dia inginkan untukku.

“Terimakasih sudah mau memberiku kesempatan untuk membahagiakanmu, Ji.” Baekhyun mengecup keningku penuh perasaan. Aku memejamkan mata, larut dalam perasaannya. “Meski hari ini bukanlah hari minggu, setiap hari yang kulalui bersamamu akan selalu terasa spesial, sespesial hari minggu yang pertama kali mempertemukan kita.”

“Aku mencintaimu.” Ucap Baekhyun yang membuatku terharu hingga menitikkan airmata. Wajahnya tampak begitu cemas saat menungguku membalas ucapannya.

“Aku juga mencintaimu.” Balasku pada akhirnya.

Baekhyun tersenyum lebar, jari jemarinya bergerak menghapus airmata yang lolos dari pelupukku. Tidak boleh ada airmata lagi di hari paling membahagiakan ini. Perlahan tapi pasti, Baekhyun meraih daguku, mencoba menautkan bibirnya di bibirku. Kami bersatu dalam sebuah ciuman lembut penuh cinta di akhir bulan September ini.

Terimakasih, Tuhan… kau telah mengembalikan kebahagiaanku yang dulu pernah hilang. Setelah ini, aku berjanji tak akan pernah melepaskannya lagi.

 

Even after time passes

I can feel it

Your loving heart, I know

 

Because precious people protected me

My heart is getting warm…

 

[ ―Song Haye, Even If Time Passes ]

Iklan

7 tanggapan untuk “[EXO Fanfiction] SUNDAY IN SEPTEMBER – Last Day (Epilogue)”

  1. aaaa,,,,,kyungso…come to me…let baek hae her..u can have me…:D
    mkasihh sudah bikin hati ldr ini terhibur dengan baek dan jieun…can’t wait for another love story :*
    fighting!!!

    Suka

    1. Kyungsoo kitati parah tuh hihihi :”) bakal susah move on kayaknya 😂
      Samasamaaa waduh wkwk jangan keseringan baca ff galau ya yg lagi ldr nanti kalo kebawa baper ribet soalnya /plak/abaikan😂/ siip siip, ditunggu aja yaa rencananya ff ini pun bakal ada lanjutannya kok 😍👌 makasih banyak😉❤

      Suka

  2. Author…… :’) walaupun aku biasnya baekhyun knp aku masih berharap jieun sama kyungsoo yah :’)
    Masih agak gantung thor mnurutku, itu hyeran kok bisa setuju gitu aja baekhyun nikahin jieun?
    Tapi gpp.. Author hebat bgt.. Ceritanya dapet bgt feelnya daebak lah pkoknya
    Hwaiting 💞

    Suka

    1. Hihi entah kenapa banyak juga baek stan yg lebih berharap jieun milih kyungsoo wkwk :”) emang gantung hehe soalnya nanti insyaallah bakal ada cerita lain buat lanjutin cerita ini hehe^^ untuk yg hyeran kenapa setuju aja, kayaknya udah dijelasin di part baek ngajak jieun makan siang sama hyeran hehe :”)
      Waduh makasih kak hehe, tapi aku juga masih butuh banyak belajar kok ini 😄😄 terima kasih banyak kak💞💞💞

      Disukai oleh 1 orang

  3. Aku pernah mendengar sebuah istilah ” first love adalah tidak akan pernah terlupakan hingga akhir tetapi last love tak akan pernah hilang hingga mati” saya iri pada jieun yg bisa “dihampiri” oleh cinta pertamanya, 🙂

    Suka

    1. Dan mungkin bagi Jieun, Baek adalah cinta pertama sekaligus cinta terakhirnya :”)) jadi baek gak akan pernah terlupakan dan gak akan pernah hilang sampai mati :”))) hihi, jangan iri, cerita ini belum berakhir kok masih ada kelanjutannya nanti^^

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s